Apa yang Ditanyakan Malaikat Munkar dan Nakir

Apa yang Ditanyakan Malaikat Munkar dan Nakir

Kematian bukan akhir daripada kehidupan manusia. Kematian adalah gerbang menuju kehidupan selanjutnya, disana ada kehidupan alam barzakh, lalu setelahnya ada alam akhirat. Maka orang yang berbahagia di dunia dengan amal kebaikan akan bahagia di alam barzakh dan akhirat.

Dan setiap orang yang telah meninggal akan menemui fitnah kubur yang ada dalam alam barzakh, yaitu pertanyaan dua malaikat menguji si mayit.

Rasulullah SAW bersabda: “Setelah jenazah mukmin dimasukkan ke liang lahat, maka ruh-nya dikembalikan ke jasadnya, datanglah dua malaikat mendudukkan jenazah mukmin tersebut lalu bertanya: “Siapa rabbmu?” Dia menjawab, “Rabbku Allah”, lalu: “Apa agamamu?” Dia jawab: “Agamaku Islam” Lalu: “Siapa lelaki yang telah diutus kepada kalian?” Dia jawab: “Dialah utusan Allah (Muhammad) SAW”, lalu:  “Apa ilmu mu?” Dia jawab: “Aku telah membaca kitab Allah (Al Quran) lalu kuimani dan kubenarkan”. Kemudian terdengar seruan dari langit: “Hambaku telah membenarkan”.

Maka dibentangkanlah surga baginya, dipakaikan baju dari surga, dibukakan pintu menuju surga, didatangkan kepadanya aroma surga dan diluaskan makamnya sejauh mata memandang. Lalu datanglah seseorang berwajah rupawan, berpakain bagus dan beraroma semerbak wangi seraya berkata, “Bergembiralah engkau dengan hari bahagia yang dijanjikan untukmu ini”. Dia bertanya, “Siapa kamu?” seakan wajahmu menggambarkan bahwa kamu datang dengan sesuatu yang baik”. Ia pun menjawab, “Aku adalah amal shalihmu”. Maka jenazah itu pun berdoa, “Ya Rabb, segerakanlah datang nya hari kiamat sehingga aku dapat berkumpul kembali dengan harta dan keluargaku”. Wallahu a”lam bish-shawab

(HR Ahmad 4/2876)

Referensi: Buletin Al Ilmu PP Imam Bukhari

Share